Kalau Di Daerah Pesisir Ada Mangrove, Di Daerah Air Tawar Ada Genjer, Tanaman Dengan Dual Functionnya

Tanaman yang dengan fungsi ganda merupakan tanaman yang memiliki lebih dari satu kegunaan sekaligus bagi manusia dan lingkungan Sebenarnya ada banyak sekali tanaman yang memiliki fungsi ganda seperti ini, namun kali ini aku bakalan bahas tentang Mangrove dan Genjer.

Aku pilih dua tanaman itu karena kemarin baru aja ikutan webinar bareng Eco Blogger Squad, The Asia Foundation dan Kawan Pesisir tentang tanaman Mangrove di Raja Ampat yang memiliki fungsi ganda dan menyadari bahwa genjer yang merupakan tanaman air tawar ini ternyata juga memiliki fungsi ganda seperti mangrove. Tak hanya menjaga lingkungan, dua tanaman ini juga merupakan sumber pangan bagi masyarakat di daerahnya.

Dual function tanaman ini sesuai dengan tema yang diambil dari Bangkok Climate Action Week 3 – 11 Oktober 2026 yaitu Rao Likit yang artinya Economy WeShape, Climate We Share. Dimana kegiatannya nanti akan berfokus pada pentingnya merombak ekonomi untuk mengatasi akar penyebab perubahan iklim serta mendorong keterlibatan masyarakat dan kepemimpinan local dalam membangun masa depan berkelanjutan.   

Tak hanya berungsi menjaga lingkungan, mangrove dan genjer juga berfungsi sebagai sumber pangan local yang bisa bantu meningkatkan ekonomi masyarakat di daerahnya.

Hutan Mangrove Masyarakat Friwen Raja Ampat

Di tahun 2022, kelompok tani Mangrove Friwen mengajukan usulan hutan desa di hadapansekjen KLHK, Bapak DR. Ir. Bambang Hendroyonopada kegiatan penanaman mangrove di Yenatar Pulau Gam, Kabupaten Raja Ampat, dalam rangka mendukung implementasi FOLU Net Sinkdengan target proyeksi agka Net Sink140 jutato CO2e atau emisi negative sebesar 140 juta to CO2e.

Aksi nyata yang dilakukan Kelompok Tani Mangrove dalam melakukan restorasi hutan mangrove dari tahun 2019 hingga 2023memberikan harapan bagi masyarakat melalui persetujuan pengelolaan Hutan Desa Kampng Friwen seluas 1025 Ha.

Restorasi Kawasan hutan mangrove berawal dari keprihatinan masyarakat Friwen dengan banyaknya pengrusakan Kawasan hutan mangrove yang ada. Di tahun 2000-2010an ada banyak sekali pembangunan homestay dengan tebang kayu secara massif dari pohon mangrove. Ada sekitar 60 Ha hutan mangrove yang rusak kala itu.

Dual Fuction Mangrove

Tanaman satu ini sering kita lihat di pesisir pantai, namun tak hanya ada di pesisir tanaman ini juga hidup di muara sungai yang dipengaruhi pasang surut air laut. Ciri utama tanaman ini adalah tumbuh di area perairan payau tempat bertemunya air laut dan air tawar, mampu bertahan hidup di lingkungan dengan kadar garam yang tinggi dan memiliki akar yang unik yaitu akar tunjang yang menonjol keluiar dari lumpur untuk mencari oksiogen.

Penjaga Lingkungan

Pelindung Pesisir, akar mangrove yang kuat menahan tanah dan meredam gelombang air laut seingga mampu mencegah terjadinya abrasi serta erosi.

Penyerap karbon, hutan mangrove mampu menyerap dan menyimpan gas karbo dioksida jauh lebih banyak daripada hutan daratan biasa.

Penyaring alami, ekosistem mangrove mampu menyerap polutan dan limbah agar kualitas air laut tetap terjaga dengan baik.

Sumber Pangan

Di Desa Friwen, Raja Ampat buah mangrove dulunya merupakan sumber pangan mereka, termasuk bekal jika melakukan perjalanan jauh. Karena tepung kering dari buah aibon itu bisa bertahan cukup lama, bahkan bisa tahunan. Namun kini banyak anak mudanya yang tidak tahu, sehingga kini mereka mulai mengembalikan fungsi buah mangrove dengan mengolahnya menjadi beberapa produk makanan.

Contoh beberapa produk makanan yang sudah dibuat dan dipasarkann oleh masyarakat Friwen adalah

  • Tepung Lindur, bahan pangan local untuk kue, biscuit, dan olahan lainnya
  • Sirup Nipah, minuman sehat dari nira atau buah nipah, kaya akan antioksidan
  • Keripik mangrove, camilan local yang lezat dan bernutrisi.
  • Madu mangrove, produyk alami dengan nilai ekonomi tinggi.
  • The mangrove, minuman herbal dari daun mangrove.
  • Produk kerajinan, noken, tas, hingga souvenir berbahan alami.

Selain buah mangrove yang ternyata bisa menghasilkan banyak produk olahan, mangrove sendiri merupakan Habitat esensia. Akar mangrove yang kompleks menyediakan tempat berlindung dan pemijahan bagi berbagai spesies laut unik, menjaga keseibangan ekologi di wilayah perairan yang kaya.

Genjer Si Pembersih Air

Tanaman yang sering kita lihat di area persawahan atau rawa ini juga memiliki fungsi ganda, sama seperti mangrove. Sama-sama hidup di air, namun fungsi keduanya berbeda. Meskipun sama-sama memiliki fungsi menjaga lingkungan.

Penjaga Lingkungan

Genjer memiliki fungsi sebagaii pembersih air karena genjer mampu menyerap logam berat dan polutan berbahaya di air. Tanaman ini mampu menyerap zat kimia sisa pupuk atau limbah rumah tangga, sehingga membantu menjaga kualitas air di ekosistem perairan.

Selain itu rumpun genjer merupakan tempat berlindung bagi hewan-hewan kecil seperti ikan, katak, dan serangga. Dan bagian tanaman yang membusuk bisa menjadis umber nutrisi bagi mikroorganisma air.

Sumber Pangan

Sayuran ini mengandung berbagai zat gizi penting seperti kalsium, fosfor, zat besi, serta vitamin zat besi. Dan juga genjer ini kaya akan serat makanan sehuingga baik untuk melancarkan pencernaan.

Kuncup bunga dan daun muda genjer memilki tekstur yang renyah setelah dimasak. Sehingga membuat sayuran ini enak untuk dimasak berbagai hidangan tradisional seperti tumis genjer tauco, oseng pedas, campuran sayur pecel hingga dibuat lalapan.

Itu tadi dua tanaman yang memiliki fungsi ganda di daerahku, kalau di daerah kalian ada apa nih.

Jaga hutan, jaga sumber pangan.

Yuk kenal lebih dekat pangan lokal derah kalian.

Tidak ada komentar

Posting Komentar