Serba Serbi Ramadhan : Mengajak

Mengajak


Aku teringat tulisan seseorang seperti ini :


"Apa hukumnya orang yang tidak pernah ke masjid?"
"Haram ustad, orang itu nggak mau bersyukur, nggak mau belajar... Bla bla bla"
"Hukumnya orang yang tidak pernah ke masjid itu, ya di ajak ke masjid"


Mengajak bukan malah meninggalkan atau malah menyalahkan.


Well, saat teraweh tadi saya melakukan sebuah kesalahan. Bukannya mengajak tapi malah menyudutkan. Hari ini sebelum shalat tarawih ada ceramah selama 30 menit. Saat ceramah kami semua duduk sekenanya, tidak membentuk barisan shaf.


Nah saat akan memulai tarawih, kami mulai berdiri dan mulai meluruskan shaf. Di sebelah saya ada anak-anak kecil yang masih saja bergerombol dan asik dengan mainan mereka. Secara reflek saya berkata "mau shalat apa nggak? Kalo nggak shalat sana di pinggir saja". Saat mulai rakaat pertama saya baru tersadar akan kesalahan saya. Kok saya nggak ngajak mereka "Ayo shalat, mainannya nanti aja", malah menjudge bahwa mereka hanya mau main-main saja. Akhirnya apa? Mereka menuruti kata-kata saya ke pinggir dengan mainan mereka.


Hari ini saya mendapat satu pelajaran bahwa saya harus banyak berlatih menggunakan kata yang baik dan benar. Mengajak, bukan malah menjudge.


#DiaryRamadhan #RamadhanBercerita #selfnote

Tidak ada komentar