He is Lewis

Saya, Lewis, Mas Gendut, Mas Harris, Criss
Saya lupa pertama kenalnya sama lewis (baca louis) gimana. Tiba-tiba aja sering nongkrong sama temen-temen holopes ditoko. Dia berasal dari USA dan istrinya orang Caruban. Karena dia di Malang menginap di Hotel Helios yang notabene dekat dengan rumah saya jadinya dia sering terlihat di sekitar lingkungan saya. 

Kesan pertama saat kenal "Ni bule cerewet banget sich". Jadi lewis ini setiap ketemu orang pasti ngajak ngobrol. Kalo nggak bilang "Halo" ya "Piye kabare". Bahkan emak saya pun kadang diajak ngobrol dengan bahasa indonesia yang dia tau. Kayak "ibu cantik, ramah, baik, paket lengkap". Emak saya ya cuma senyum-senyum doank wkwkw.

Dia sangat excited banget belajar bahasa Indonesia. Setiap mendapat kosa kata baru dia tulis di note book yang selalu ada di dalam tasnya. Dia membagi catatannya jadi dua anonim dan sinonim. Jadi satu kata baru bisa jadi dua kata baru karena dia selalu tanya lawan katanya.

Dan yang nggak pernah ketinggalan dia selalu menanyakan cara pengucapan. Sometimes B kebalik dengan P, seperti confius yang harusnya bilang bingung jadi pingung. 

Karena dia sangat mudah bergaul dan kocak, jadi cepet banget akrabnya sama kita-kita ( Holopes crew). Bahkan sampai tau Arema ada2 kubu *hyuuh. Dan pernah sekali diajak nonton pertandingan Arema Vs Persema di st. Gajahyana. Dan pertandingan (katanya) sempat rusuh waktu itu, saya nggak tau karena gak ikut nonton.

The good thing. Karena dia, saya jadi bisa belajar bahasa inggris lagi. Walau vocab saya udah hilang buanyak dan Grammar saya semrawut dia tetep paham. Dan tentunya Holopes crew juga banyak yang kadi belajar bahasa inggris. 

Dan pertengahan Agustus ini dia akam balik ke USA. Karena harus memperbarui visa dan pasport nya. Sebelum dia balik dia berpamitan ke semua teman-temannya, tak terkecuali holopes crew. Jadilah kita di undang untuk kongkow bareng. Talk about evreything sampe malem.

Bye bye lewis, see you later.