Bahayanya Tuntutan Orang Tua Agar Anaknya Cepat Menikah

Saya disini bersyukur banget punya orang tua yang tidak menuntut saya agar cepat menikah. Tidak memaksa saya agar cepat menikah. Bahkan sampai menjodoh-jodohkan saya agar saya cepat menikah. 

Meskipun kadang saya pingin juga dijodohin biar ada pilihan wkwkw. Karena mama saya memeluk paham demokratis. Pendamping hidup biar anaknya cari-cari sendiri. Yang penting seiman, bagus agamanya.

"Jodoh kan sudah ada yang atur. Mama cuma doain aja biar dapat yang baik, yang jalanin kan kalian nantinya". Kayak gitu deh mama saya.

Tapi ada beberapa orang tua yang tanpa sengaja memaksa anak-anaknya agar cepat menikah. Seperti temen saya, dia memang lebih tua dari saya setahun. Orang tuanya sering menanyakan kapan dia akan menikah.

Bahkan dia pernah dijodohkan dengan lelaki di kampungnya. Hal tersebut akhirnya membuat dia jadi malas untuk pulang kerumah. Desakan orang tua agar dia segera menikah membuatnya betah berlama-lama di perantauan dan jarang pulang.

Ada juga yang karena orang tuanya pingin banget dia segera menikah, sedangkan dia belum punya calon pendamping hidup, dia sampai rela minta tolong temenya untuk jadi pacar bohongan.

Cuma biar orang tuanya gak menanyakan terus tentang calonnya. Mungkin maksud orang tua ini baik, mengingat usia anak-anaknya yang memang sudah waktunya untuk menikah. Dan mereka juga menginginkan cucu-cucu yang lucu dari anak mereka.

Dan sebagai seorang anak we want to make our parents happy. So, kadang permintaan itu malah bikin tertekan dan akhirnya seperti beberapa temen saya tadi jadi bohong sama orang tua, jadi males ketemu orang tua. Ya hanya karena takut dengan pertanyaan yang tidak bisa dijawab sesuai dengan keinginan orang tua.

Sebenernya gak ada yang salah sich, si orang tua pingin anaknya bahagia dengan membentuk keluarga baru dan si anak tidak ingin mengecewakan orang tuanya. Mungkin disini yang terpenting adalah komunilasinya.

Kalo menurut saya sendiri ya, gak baik membohongi orang tua. Its better to be honest. Dengan menjelaskan kepada orang tua bagaimana kondisi kita, apa yang kita inginkan inshaAllah orang tua kita akan ngerti. Mau bagaimanapun yang orang tua inginkan pasti juga buat kebaikan kita.

Tidak ada komentar