DONOR DARAH berdarah-darah


"lel kotaknya ambilen,.!!!!"
Teriakkan mama membangunkanku dari mimpi indahku. Aku mulai membuka mata dan bangun perlaha. Dengan teratatih-tatih ku ambil kotak berisi beberapa HP n vocer yang akan dijual hari ini. 

Setelah ku berikan ke mamaku aku kembali ke depan TV n merebahkan diri di atas kasur. Maels banget rasanya tuk mengawali aktifitas hari ini, mana pagi2 dah ujan."
Tak lama aku tergelatak di kasur tiba2 mamaku kembali berteriak ”lel, dijemput mbak nanta”.

Humf padahal masih ingin berlehaleha. Akirnya ku awali aktifitas hari ini dengan mandi. Kelihatannya air di sisni tak bersahabat, dingin banget.

Setelah siap2 kamipun berangkat. Di jalan ujannya tambah deres(lebat), kita tetep berjuang tanpa jas ujan. Bukannya ga bawa jas ujan see benere tapi males make’ ajah. datang di tempat tujuan kira2 jam 8.15. pas disana anak2 UMM udah pada nunggu. And pas banget PMInya dateng. Kitapun bebenah masang tempat dll.

Setelah itu datanglah pendonor pertama, seorang cowok dnegan tinggi badan kira2 165an gitu and berbadan lumayan gede disertai kawat gigi yang menempel di giginya. Wew padahal kita blum promosi tapi dah ada yang minat hebat,.hebat,. setelah mas2 itu mulai datanglah para pendonor yang lainnya. Antrian di tempat pendaftaranpun dah mulai ramai.

Karena liat yang cdonor ramai aku jadi pingin juga ikutan donor, lagian tensoplastnya gambarnya mickey lucu banget, jadi pingin. Akirnya aku daftar n mulai antri nunggu panggilan tuk diambil darahnya.

Benernya rada takut juga coz tadi pagi ga sarapan jadi takut ga kuat ajah. tapi tadi ku da makan beng2, richis, n renginang. Katanyabapaknya ga papa kok kalo da kemasukan makanan kayak gitu. So ku teneng2 ajah.

Setelah lama menunggu akirnya kau di panggil juga. Sebelum di tensi da beberapa pertanyaan dari mbak PMInya

PMI : berat badannya berapa?

Aku : 49

PMI : ga menstruasi

Aku : ga

PMI : uda pernah donor sebelumnya?

Aku : udah sekali

PMI : dimana?

Aku : SMAN 8

PMI : udah sarapan?

Aku : udah (boong dikit)

Setelah itu jarumnya pun disuntikkan ketanganku, ces anjrit kok ga sakit hehehe

Setelah rada lama muncullah kejadian2 aneh. Perasaan aku tadi masih kenyang deh kok tiba2 laper yak? Laper banget, caing2 di perutku terlalu rakuskah ato mereka berkembangbiak terlalu cepat? 

Lama2 jadi mual mo muntah rasanaya terus ku bilang ”mbak kok mual ya?” mbak nya jawab ” oia bentar” gendeng dari mual kok jadi pusing ya,. Smua pada bilang lel mukamu kok pucat. Haduh mati aku,.

ya allh tolonglah aku aku ga mau mati sekarang,. Ampun ya allah. Disaat aku da syok berat gara2 mukaku yang pucat mbak PMInya nyabut jarum yang da menempel di tanganku.

Wew padahal biasanya pas nyabut jarum tu rasanya sakit banget ini kok ga krasa ya?wauh udah mati rasa gini gimana jadinya aku nanti.

Sama mbak PMInya aku disuruh ngatur nafas ”ambil nafas buang pelan2” gitu instruksinya. Aku udah ngelakuin dengan bener (menurutku see) tapi rasa mual n pusing ini kok ga ilang2 ya? Muka masih tetep pucat lagi,.

karena muka ucatku menakutkan akirnya mbak Pmi nyuruh bapak2 dari PMI juga buat ngangkat kakiku, katanya see biar peredaran darahnya lancar n cepet naik ke atas gitu. Bener ajah bis tu pusingnya rada berkurang n mual2nya pun rada ilang.

Setelah rebahan bentar, ku minta ijin buat jalan ke anak2 ma mbaknya gapapa n suruh uduk ajah ga boleh berdiri terus2an. Bis dateng ku langsung minum susu coz laper banget tau,.eh ga taunya perutku tambah sakut seperti ditusuk-tusuk jarum gitu.

Rasa mual pun balik lagi. Aku ke kamar mandi niatnya see mo muntah tapi kok ga isa kluar ya. Terus balik lagi ke anak2. di kasi teh anget, tap semakin aku minum semakin mual aja tu perut. Kemudian aku rebahan di kursi tunggu yangpanjang itu, benere malu see tapi mo gimana lagi sakit banget ga kuat buk. 

Rasa sakitnya tu berirama ketuka pertama sakit banget trus ga begitu sakit trus tiba2 sakitnya ilang gitu trus kemali ke ketukan pertam begitu seterusnya. Karena ga tahan aku paksakan minum obat yang dari PMInya.

Setelah minum itu, barulah rasa sakitnya sedikit berkurang n berangsur-angsur ilang.

Terlia kasih ya Allah telah memberikan ke sembuhan ini. Akirnya bisa hahahihi lagi ma anak2. NO DONOR DARAH lagi!!!!! Udah trauma aku,

MenonTon dengan Hati

Film yang bakal aku toton kali ini keren abis. Tentang kisah 10 orang anak pedesaan, yang hidup dengan segala kekurangannya tapi mereka tetap semangat untuk bersekolah.


Hari ini (tgl 25-09-2008 red.) pukul 10.30 aku berangkat ke MATOS, disana udah ada vivi n chimot yang antri. Datang di MATOS aku langsung menuju ke 21, disana udah banyak yang antri. Giela padahal baru jam segitu tapi yang antri uda nyampe foodcourt (kira2 50m dari loket)panjang banget kan???untung vivi n chimot uda di depan. ga lama setelah aku datang dila datang juga, biz dari kul katanya.


Karena takut ga dapet tiket lintang n chimot liad sikon di depan kali aja bisa nyusup gt, sedangkan aku n vivi nungu di tempat asal, n dila cari tempat duduk di timezone. Kita da nunggu lama banget, tapi tu loket ga buka2. katanya sih bukanya jam 11.30 wib. Jadwal film laskar pelangi tu jam 12.45wib, 14.45 wib n 20.00 wib. Kita mo nonton yang jam 14.45 wib cz nanti mo dilanjutin buka bareng.


Jam 11.25wib petugasnya ada yang keluar n buka tu pintunya. Kita lari masuk, saling dorong n himpit, berebut tuk masuk. Sangking semangatnya sampe2 pintunya mo copot, petugasnya pada marah2, untungnuya aku bisa masuk n antri di dalem. Chimot da nyampe depan sedangkan aku n vivi di barisan belakang. Chimot dapat tiket untuk kita ber-5, tapi aku tetep ngantri untuk masku yang mo nonton nanti jam 20.00 wib.


Setelah dapet tiket kita muter2 MATOS untuk habiskan waktu. Foto2an ma mas yang promosi kartu AS fresh hehehe. Trus karaokean n kongkow2 di foodcourt. Jam 14.15 wib kitacabut ke 21, meskipun filmnya baru di puter jam 14.45 kita dah standby disitu coz takut ketinggalan ceritanya.Sekitar jam 14.40 kita masuk ke studio 1, desk H. Iklan pun diputer, dan mainlah tu film.


Di awali dengan Ikal mo didaftarkan bapaknya tuk bersekolah di SD Muhammadiah tapi tak punya sepatu, jadi dia terpaksa pake sepatu cewek milik kakaknya. Diperjalanan bapaknya diledek sama teman2nya karena ingin anaknya bersekolah, “ngapain kau sekolahkan nanti juga jadi kuli” kata mereka. Tapi bapaknya tetap ingin anaknya bersekolah.


Di SD Muhammadiah itu datanglah seorang anak dengan berkereta angin (sepeda) dan membawa sepucuk surat. Dia berkata “saya dari pesisir, mau sekolah”. Bu Mus (guru) terharu mendengarnya. Kira2 ada 9 orang anak yang terkumpul, tapi ada perintah dari pusat bahwa harus ada 10 murid baru, kalo tidak sekolah itu akan di tutup.


Karena sampai siang ta kunjung datang murid yang ke-10, pak harfan (kepala sekolah) ingin memutuskan kalo dia tidak dapat menerima anak2 tersebut. Bu mus tidak ingin sekolah tersebut di tutup, dia masih berkeras untuk mencari murid ke-10. Disaat dia keluar mo mencari murid ke-10 itu, berlarilah seorang anak bernama Harun,yang ingin bersekolah. Sekolah itupun terselamatkan.


Sepuluh murid itu adalah Ikal, Lintang, Mahar, Harun, Sahara, Akiong, Trapani, Syahdan, Kucai, dan Samson. Mereka bersama2 mencari ilmu. Bila hujan turun kelas mereka selalu bocor, maka sesudahnya mereka selalu membersihkan kelas. Setelah itu beristirahat dibawah pohon fellicium dan bersama2 melihat pelangi. Dan guru mereka(Bu Mus) menjuluki mereka LASKAR PELANGI.


Mereka menuntut ilmu dengan peralatan seadanya, bahakan kapur tulispun harus utang. Tapi mereka tetap semangat, dan berjuang keras. Mungkin ini adalah masa kejayaan mereka. Pada tgl 17 agustus diadakan karnaval. Karena ada seorang murid bernama mahar yang pintar banget soal seni maka pak harfan menunjuknya sebagai ketua untuk mengikuti karnaval tersebut.


Dia mempersiapkan sesuatu yang tidak di ketahui temen2nya. Teman2nya merasa dia udah gila cz kadang dia jingkrak2 sendiri n lari kesana kemari. Padahal dia sedang membuat sebuah tarian.


Pas hari H teman2nya di suruh mengenakan pakaian dari daun2an n mukanya di coret2i. Saat di panggil untuk tampil mereka menarikan sebuah tarian tentang orang2 pedalam. Seorang anak kecil mampu membuat suatu tarian baru, tidakkah dia jenius seni??meraka pun menang dan berhasil memboyong piala.


Setalah itu mereka juga mengikuti lomba cerdas cemat antar SD. Mereka mangirimkan 3 orang wakil, Ikal, Lintang dan Mahar. Dalam lomba itu mereka menang, karena ada sorang jenius yang ikut di dalamnya yaitu Lintang.


Dengan hanya memejamkan mata dia mampu menjawab semua soal hitungan. Bahkan sempat adu mulut dengan juri yang bersih keras kalo lintang salah. Tapi dia mampu menjelaskan semua tuduhan2 itu. Benar2 si jenius. Kini SD Muhammadiah telah mempunyai 2 piala yang mereka banggakan.


Seusai lomba cerdas cermat Lintang pulang kerumahnya dengan hati yang berbunga-bunga ingin menyampaikan ke ayahnya. Tapi dirumah ayahnya tak ada, dia menunggu dan terus menunggu ayahnya pulang. Satu hari berlalu, tapi ayahnya tak kunjung datang dari pelayarannya. 2 hari, 3 hari dan mungkin untuk selamaya ayahnya tak akan pulang.


Di sekolah teman2nya tak pernah melihat lintang datang, mereka bertanya2 ada apa dengan anak pesisir itu?? Dan di putuskan untuk menjenguknya, tapi belum sempat mereka menjenguk datanglah seseorang ke sekolah dengan membawa sepucuk surat dari lintang yang berisi bahwa ayahnya telah tiada dan dia tidak dapat melanjutkan bersekolah lagi karena harus menghidupi adik2nya dan besok dia akan datang ke sekolah untuk pamitan.


Keesokan harinya lintang datang kesekolah dengan kereta anginnya, di sana para LASKAR PELANGI ditemani Bu Mus sudah menunggunya. Mereka melapas kepergian Lintang, mereka tidak rela Lintang si jenius putus sekolah. Tapi apa mau dikata dia sekarang adalah tulang punggung keluarganya.


Itulah sekelumit cerita tentang LASKAR PELANGI. Seorang anak yang sangat pintar tapi tak bisa berssekolah sedangkan disini masih ada anak2 yang bersekolah hanya untuk bersenang2 saja. Adilkah hidup ini??


mimpi adalah kunci

untuk kita menaklukkan dunia

berlarilah

tanpa lelah sampai engkau

meraihnya

laskar pelangi

takkan terikat waktu

bebaskan mimpimu di angkasa

raih bintang di jiwa

menarilah dan terus tertawa

walau dunia tak seindah surga

bersukurlah pada yang kuasa

cinta kita di dunia

selamanya…

cinta kepada hidup

memberikan senyuman abadi

walau ini kadang tak adil

tapi cinta lengkapi kita

laskar pelangi

takkan terikat waktu

jangan berhenti mewarnai

jutaan mimpi di bumi

menarilah dan terus tertawa

walau dunia takseindah surga

bersukurlah pada yang kuasa

cinta kita di dunia

selamanya…

Kota Lumpur Penuh Kenangan

Ini adalah kisah 8 anak manusia yang melakukan perjalan ke sebuah kota kecil yang bernama sidoarjo. Tentang kota ini, mungkin kalian udah pada tau. Ni kota berada di pulau jawa, tepatnya jawa bagian timur. Dekat dengan kota yang dimana 8 anak ini tinggal. Dan 8 anak itu adalah aku, mbak nanata, mbak vinda, mbak resty, chimot, siswi, laksita n phee.

Hari itu, aku pagi2 sekali aku udah mulai packing untuk persiapan ke kota panas tersebut. Sebenarnya ni hari aku ada kul pagi ampe sore, tapi dasar mo cabut ke sidoarjo akirnya smua buku ku tinggal aja dirumah, karena tas uda penuh dengan barang bawaan.

Aku berangkat dari rumah dan pamit ke mama, “ma aku brangkat kul, nanti aku mo nginep di kosannya temenku, mo ngerjain tugas.” Dan mamaku dengan tampang agak ragu gitu bilang “ya udah ati2” kliatannya ga percaya gitu ku mo ngerjain tugas.

Berangkat kuliah dengan hati yang berbunga-bunga, dengan semangat yang menggebu2. Di kelas rasanya pelajaran lama banget, ingin cepet2 jam3 n pulang. Akirnya jam 3 pun datang. Teeet (eh ga ada belnya ding kan bukan di skul) aku langsung hengkang dari kelas sampe ga pamitan ma temen2.
Di luar mobil APV arena warna silver udah menunggu, kepalanya mbak nanta da nongol manggil2. Aku langsung masuk n duduk di antara mbak nanta n chimot. Di dalam da terdengar lagunya yovie nuno (YN). Eh ternyata kasetnya phee yang di puter, kasian banget tu kaset bakal di puter terus ampe nyampe sidoarjo.

Di dalam mobil kita nyanyi2 ga karuan, smua lagu yang ada di kaset itu kita nyanyiin. Giela kira2 12 lagu kita nyanyiin berulang2 tapi kok ga capek2 ya??emank smangat benget deh kalo mo ketemu ma YN. Bahkan sangking smangatnya ampe smua pada mraktekin gayanya stiap personil.

Setelah terjebak macet di daerah gempol n ngeliatin asepnya lumpur lapindo (katro banget ampe asepnya lapindopun ga tau). Akirnya sampailah kita di sidoarjo. Sbenere mo cari makan see kan kita blom pada buka tuh, tapi karena pada pingin pipis akirnya diputuskan ke toilet dulu. Setelah muter2 keliling GOR ditemukanlah toilet, pinter banget tu toilet nangkring di deketnya backstage.

Huffp lega....kita keluar bingung makan apa. Eh ga nyangka ketemu mas Bedi n mas Reno. Kita nyamperin mas bedi, trus kita diajakin masuk ke back stage. ”yuk ikut masuk” mas bedi baek banget deh.

Mas bedi :”klian nyewa mobil ta??”

Kita : ”iya” (kliatan banget wajah2 yang ga punya mobil)
Sebenere kita ga boleh masuk ma penjaganya tapi karena mas bedi berjuang agar kita masuk akirnya dengan mudahnya kita masuk ke backstage.

Di sana udah ada beberapa anak Teman Yovie Nuno (TYN) surabaya. mereka pada ft n minta ttd. Pertama yang kita temuin kang diat, ngobrol2 gt ma dia. Mas gerry lagi duduk2 juga di situlagi telp2an benere mo ngedeketi tapi ga enak ga jadi deh. Setalah ngobrol ma ang diat mas yovie keluar dari backstage.

Mas yovie : mana TYN malang?

Kita2 : ini mas TYN malang

Mas yovie : sapa nih (sambil nyalamin kita)

Chimot : chimot

Phee : phee

Aku : Lee

Mas yovie ; phee, lee?

Laksita : laksita

Mas yovie : hmm agak panjangan dikit

Mbak resti : resty

Mbak vinda : vinda

Kita : kalo masnya namanya sapa??(nada becanda sambil ketawa2 kecil)

Mas yovie : oh saya (sensor)

Setelah ngorol ma mas yovie dikta nongol dari tenda artis. Aku n chimot ke kang diat nanyain mas dudi mana. Eh ga taunya malah di panggilin padahal kita ga minta di panggilin.

Setelah mas dudi keluar mbak resty langsung nyeplos “ mas dudi inget ga pas telpn seseorang di pecel kawi” glek aku cuman nelan ludah langsung bersembunyi di belakangnya mbak nanta. Smua pad bilang “ini loh anaknya” sambil nyeret aku ke depan. Mbak nanta malah manas2in lagi, giela malu banget mungkin wajahku da mendidih waktu itu, ga berani liad wajahnya mas dudi.

Tapi kemudian gantian cimot yang di bikin malu. Kan ada smsnya cimot yang bilang mo nyatain cinta ke mas dudi. Nah sms tu mo di tunjukin ke mas dudi. Mbak resty udah siap2 ngasihkan ke mas dudi tapi di seret ma cimot, aku langsung turun tangan ngambil hpnya trus mo ta kasi kan ke mas dudi aku terseret juga. Mas dudinya hanya senyan-senyum gitu.

Setelah semua tenang kita bercakap2 dengan mas dudi

Aku n chimot : mas dudi titip salam ya buat keisya

Mas dudi : iya

Aku : sekarang dia di mana?

Mas dudi : dirumah

Aku : maksudnya di jakarta or kalimantan?

Mas dudi : oh di kalimantan

Aku : ma sapa? (bodoh banget kan??aku ndiri juga binun kenapa bisa tanya itu)

Chimot : ya ibunya lah

Mas dudi : iya ma ibunya

Aku : mas dudi, dita tuh adiknya mas dudi ta?

Mas dudi : ia, sepupu masih sodara gitu. Kenal??

Aku : ia, lewat friendster (seharusnya bilang ”ia” aja ya bodohnya aku, selalu gini wes kalo ngomong 
ama mas dudi ga terkontrol)

Mas dudi : ya udah aku mo ganti dulu ya, nanti nonton kan konsernya kan?

Kita : iya

Setelah itu kita disuruh keluar ma petugasnya. Kita cari makan, si chimot ngotot minta nasgor, akirnya kita nemuin warung yang ada nasgornya. Mbak vinda binun dia bertanya2 ”apa sih yang special dari kita, ampe YN kok baek banget ma kita”. Udah lah mbak kita mang special hahaha

Setelah makan kita menuju tempat konser. Pas da deket ma panggung terdengar nidji dah maen. Aku ma chimot da bingung mo ke depan, tapi yang laennya masih mo ke toilet lagi. Karena da ga bisa ngontrol diri, aku n chimot lari ke depan panggung. Disana kita ikutan nyanyi bareng nidji. Kita terjepit diantara banyak orang, karena da kepanasan akirnya kita keluar dari kerumunan orang itu. Kita bingung kehilangan yang laennya. Kita putusin untuk balik lagi ke mobil. Disana ternyata anak2 ga ada, tapi untunglah di tengah jalan kita ketemu.

Kita nonton di belakang soalnya kemungkinan untuk ke depan ga ada. Untunglah kita ga nonton di depan coz kliatannya di depan agak rusuh gitu. Setelah YN nyanyi dia milikku kita udah kecapean so diputusin untuk balik lagi ke mobil. Kita cuman kuad ndengerin YN nyanyi ampe janji suci doank. Setelah itu kita cabut cari masjid mo shalat, cuci muka, gosokgigi, cz mo ketemu YN di hotel.

Setelah itu kita meluncur ke SUN CITY hotel tempat YN nginep. Disana kita nunggu sms dari mas bedi, tapi kok dia ga sms2 ya. Sampe kita bosen nunggu n sms duluan. Trus kita disuru nunggu di loby.
Di lobby kita nuggu cukup lama, tapi yang dateng nemuin kita malah nita(TYN jogja).

Mbak nanta n mbak vinda ngobrolin tentang merchandise, aku cuman plonga-plongo diem aja sambil mata ini lirak- lirik kanan kiri kali aja ada sapa gitu yang lewat.

Eh ga taunya aku ngeliat Run-d kluar dari lift. Aku langsung heboh ”mot,mot, run-d mot” aku n chimot kemudian mo nyamperi run-d tapi dianya bilang ”mo makan dulu ya”. Aku bilang ” bentar kok”. Dia jawab ”iya abis makan aja ya,ta makan dulu”. Kita nganterin dia ampe di pintu. Eh dipintu ketemu ma richi. Run-d ga dapet richipun jadi.

Setelah itu kita balik ke anak2 eh ternyata di sana udah ada mbak vicky. Setelah agak lama dikta pun turun kebawah. Para dikta fever pada seneng tuh, kado yang disiapi dari rumah pun di berikan. Dikta di depan mata tapi aku ma chimot malah binung liad nidji di tipi.

Dikta kita tinggalin deh ngobrol ma dikta fever. Setelah liad nidji di tipi kita pada narsi2an ma dikta n mbak vicky. Pas lagi enak2nya ft2 n ngobrol ma dikta, aku melihat sesosok orang pake topi n jaket ijo keluar dari lift. Setelah ku perhatikan dengan seksama, tau ga siapa itu??.

Giring nidji!!!aku langsung heboh manggil cimot “mot giring mot” chimotnya malah jawab “mana se?? Kamu boong ya” aku langsung aja nyelonong ke giring, meskipun ada dikta di situ aku ga peduli. Aku agak ga percaya juga dengan mataku,jadi pas di depannya giring diam bentar baru setelah aku yakin itu giring langsung aja ku panggil

Aku : kak giring

Giring : hey

Aku : mo kemana kak?

Giring : mo keluar bentar

Aku : tau ini ga kak? (sambil nunjukin pin laskar pelangi yang ku pasang di jaket)

Giring : lho suka juga?

Aku n chimot : ia

Chimot : kita hafal lagunya lo

Giring : alhamdulillah

Aku n chimot : menarilah dan terus tertawa walau dunia tak seindah surga

Giring : wow sampe segitunya

Smua : foto dunk giring

Giring : ayok

Giring pun pergi dan kita tetep di sana menunggu mas dudi muncul. Tak lama setelah itu aku ngeliat sesosok bertopi dengan tas yang tersangkut di bahunya keluar dari lift. Yah, aku udah tau itu mas dudi, dia mo pulang ke surabaya. kenapa ya selalu aja gitu, ini ga adil,kalo dikta waktunya banyak buat kita tapi kenapa mas dudi ga?

Benernya aku ga mau heboh dewe, tapi ternyata mas dudi ga ngelit kita. Dengan sigap aku n chimot pun heboh manggil mas dudi karena kita takut kehilangan dia lagi.

Aku n chimot : mas dudi (dia noleh n senyum ke kita)

Smuanya : mas dudi boleh minta foto?

Mas dudi : ayok ( sambil topinya di balik)

Aku : mas dudi belum tidur ta?( coz matanya merah banget gt)

Mas dudi : blom sempet

Chimot : mas dudi gimana puasanya??

Mas dudi : udah bolong2

Aku : berapa hari bolongnya?

Mas dudi : banyak

Chimot : kok da mo balik se mas??

Mas dudi : ia, udah lama ga ke rumah

Ngeng...ngeng...ngeng...( lupa pada ngomong apa) yang pas ti aku bilang mo ngucapin met ultah tapi mas dudinya bilang ’ jangan sekarang kalo sebelumnya ga boleh” trus cimotnya bilang kalo takut ga ketemu lagi.

Tau ga mas dudinya bilang apa ”kita pasti ketemu lagi” aku pengang janjimu kalo kita pasti ketemu lagi.Setelah itu mas dudi pun pergi, aku n chimot mengantarkan sampe depan hotel.

Mas dudi pun pergi meninggalkan kita. Sedih banget rasanya, padahal ga sempet ngobrol banyak. Andaikan waktunya mas dudi banyak seperti dikta pasti aku bahagia banget. Ya sudahlah sekarang saatnya kita sahur. Soto daging jadi menu kita pagi itu, porsinya banyak banget buk ampe ga habis aku.

Kita tidur sebentar di mobil, jam 6an pada bangun. Trus ke toilet n narsis2an deh. Dasan katro smua toiletpun dijadikan background foto haghaghag.setelah itu jam 8an kita balik lagike lobby hotel buat ngasihak burung2an ke yovie nuno. Disana dah ada dikta, mbak vicky n mas bedi. Kita kasihkan deh kemereka. Pertama kali yang diliat tu fotonya trus diambil deh tu burung2an dibaca atu2. senangnya mereka mo baca hahaha.

Ga lama setelah itu mas yopie turun (ada kejadian yang ter sensor disini), benere mo voto2 bareng c, tapi keliatannya mereka buru2 gitu so ga jadi. Kita mengantarkan kepergian mereka ampe depan hotel. YN udah pergi, kita skarang nungguin nidji. Agak lama nunggu nidji ga kluar2. krena dah capek n tadi dapat sesuatu yang menyebalkan akirnya kita balik ke mobil n nunggu nidji di sana aja.

Kita voto2an pake kacamata garis2 (kacamatanya nidji). Eh pas lagi enak2nya voto2an cimot heboh bilang nidji keluar. Aku n chimot langsung lari ke depan hotel. Disana ketemu ariel, rama voto2an deh. Pasminta voto ke run-d dianya bilang ”sory aku capek banget” kita juga ngerti akirnya ga maksa run-d buat voto. Aku nunggu giring di depan pintu, giring pun muncul n voto2 deh. Setelah itu mereka kliatannya ganti mobil jadi pada kluar smua tuh. Chimot liat andri lagi bengong sendirian, kita pun nyamperin.

Aku : kak andro boleh minta voto? (bodoh padahal namanya andri, aku salah panggil nih, kliatan banget kalo bukan nidjiholic)

Andri : boleh, hayuk

Chimot: kita punya pinnya laskar pelangi lo....( dasar suka pamer)

Andri : lho dapet dari mana???

Aku n chimot : kita kan penggemarnya laskar pelangi

Andri : aku aja blom punya

Aku : masak se...

Andri : kemarin dapet see tapi ilang

Aku : wah sayang banget ( andaikan ini bukan bajakan pasti da ta kasikan keandri)

Chimot : kita mo nonton filmnya lo premier

Andri : wah asik ....

Setelah puas ma nidji kita pun balik. Diperjalanan smua pada tidur, coz dakecapekan. Eh bangun2 da mo nyanpe malang. Setelah itu kita nganterin anak2 kerumh masing2. pertama ke wajak rumahnya siswi,jaoh banget buk!!!setelah itu baru kerumahku.

Itulah kisah perjalan 8 orang anak manusia. Di kota kecil itu terukir kenangan yang mungkin tak akan terlupakan untuk kita semua. Entah itu kenangan yang indah ato yang buruk. Tapi kota itu ada di dalam hati kita masing2.